Posted by: Akh Yuli | 24 March 2009

KEWIRAUSAHAAN PENYULUH ( diunduh dari www.dkp.go.id/bpdm)

PETUNJUK PELAKSANAAN
KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN PENYULUH PERIKANAN TAHUN 2009
PADA PUSAT PENGEMBANGAN PENYULUHAN BPSDM KP

Upaya peningkatan kualitas SDM pelaku utama/pelaku usaha kelautan dan perikanan, berupa perubahan perilaku baik pengetahuan, sikap maupun keterampilan, tidak dapat dilakukan dalam waktu sesaat, akan tetapi merupakan pendidikan sepanjang hidup (long life education).

A. Latar Belakang
Pengembangan bisnis kelautan dan perikanan berbasis pelaku utama merupakan salah satu tantangan dalam pembangunan perikanan, hal tersebut dikarenakan usaha perikanan yang dilakukan pelaku utama pada umumnya; skala usaha kecil, modal rendah, kurang respon terhadap inovasi, akses pada informasi relatif rendah. Melihat kenyataan tersebut peningkatan kualitas SDM pelaku utama/pelaku usaha kelautan dan perikanan menjadi sangat penting dan perlu mendapat prioritas.
Upaya peningkatan kualitas SDM pelaku utama/pelaku usaha kelautan dan perikanan, berupa perubahan perilaku baik pengetahuan, sikap maupun keterampilan, tidak dapat dilakukan dalam waktu sesaat, akan tetapi merupakan pendidikan sepanjang hidup (long life education). Penyuluhan kelautan dan perikanan sebagai salah satu pendidikan non formal memegang peranan penting dalam upaya peningkatan kualitas SDM pelaku utama/pelaku usaha kelautan dan perikanan baik berfungsi sebagai mediator, motivator maupun fasilitator. Para penyuluh perikanan tersebut perlu memiliki kapasitas dan kemampuan yang tinggi dalam melaksanakan fungsi tersebut. Untuk itu, diperlukan fasilitas yang mampu meningkatkan pengetahuan, kemauan, dan kemampuan menjalankan bisnis perikanan sesuai dengan potensi di wilayahnya kerjanya, dan sesuai dengan kelayakan baik dari aspek teknis maupun ekonomis. Keberhasilan penyuluh dalam melaksanakan tugas tersebut disamping untuk menambah pendapatan, juga diharapkan dapat dicontoh oleh pelaku utama dan pelaku usaha diwilayah kerjanya dalam peningkatan pendapatannya, pada era bisnis perikanan yang semakin kompetitif.
Berkenaan dengan hal tersebut Pusat Pengembangan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan pada tahun anggaran tahun 2009, memfasilitasi kegiatan kewirausahaan bagi kelompok penyuluh perikanan berupa penyediaan dana usaha stimulan untuk berwirausaha, dan setiap proposal dapat mengajukan setinggi-tingginya Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah)

B. Tujuan dan Sasaran
Secara umum tujuan dari kegiatan peningkatan kapasitas wsirausaha antara lain:
1. Meningkatkan jiwa kewirausahaan bagi para penyuluh perikanan; dan
2. Memfasilitasi percontohan sebagai media penyuluhan kelautan dan perikanan bagi pelaku utama dan pelaku usaha di wilayah kerjanya.

Sasaran dari kegiatan ini adalah para penyuluh perikanan yang mengajukan proposal sebanyak 40 paket, dan dinilai layak secara teknis.

C. Output/Keluaran
Keluaran yang diharapkan dari kegiatan peningkatan kapasitas wirausaha penyuluh perikanan adalah terbangunnya jiwa wirausaha penyuluh perikanan, dan terwujudnya kegiatan usaha aebanyak 40 paket yang digunakan para penyuluh perikanan dalam melaksanakan kegiatan penyuluhannya.

D. Manfaat
Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan penyuluh perikanan, dalam memberikan motivasi kepada pelaku utama dan/atau pelaku usaha melalui usaha perikanan.

E. Dampak
Dampak dari kegiatan peningkatan kapasitas kewirausahaan penyuluh perikanan adalah berkembangnya usaha perikanan di wilayah kerja penyuluhan.

F. Mekanisme Pengajuan Proposal dan Pelaksanaan Kegiatan

G. Mekanisme Pencairan Dana
Guna memperlancar proses pencairan dana serta transfer biaya kewirausahaan penyuluh perikanan tersebut, maka mekanisme pencairan diatur sebagai berikut :

1. Pusat Pengembangan Penyuluhan BPSDM KP mengirim Surat Keputusan tentang Penetapan proposal yang dinyatakan layak memperoleh dana kegiatan kewirausahaan.
2. Kelompok penyuluh perikanan sesuai dengan proposal yang dinyatakan layak memperoleh dana kegiatan kewirausahaan segera melaksanakan kegiatan sesuai proposal yang diajukan dan menyelesaikan administrasi keuangan/peng-SPJ-an pelaksanaan kegiatan dan membuat laporan fisik/hasil pelaksanaan kegiatan yang kemudian mengirimkan serta mengajukan pencairan dana biaya pembinaan penyuluhan kelautan dan perikanan dengan melampirkan foto copy No rekening Bank BRI paling lambat tanggal 30 Oktober 2009.
3. Pusat Pengembangan Penyuluhan dalam hal ini KPA memverifikasi laporan baik fisik maupun keuangan, kemudian membayar atau mencairkan/mentransfer dana kewirausahaan ke Rekening Bank BRI atas nama ketua kelompok/koordinator yang tercantum pada proposal.

G. Kriteria Proposal Yang Dinilai
1. Proposal merupakan hasil karya kelompok penyuluh perikanan (2-3 orang)/kelompok.
2. Yang mengajukan adalah kelompok penyuluh perikanan penerima Biaya Operasional Penyuluh (BOP) dari Departemen Kelautan dan Perikanan.
3. Proposal diketahui Kepala Dinas bagi penyuluh perikanan yang satminkalnya di Dinas Kelautan dan Perikanan atau Kepala kantor/badan bagi yang satminkalnya di kantor/badan pelaksana penyuluhan.
4. Dana kewirausahaan hanya diperuntukkan dalam pengadaan sarana produksi perikanan, sedangkan investasi berupa alat dan lahan serta tenaga kerja dari swadaya kelompok penyuluh perikanan.
5. Isi proposal tidak boleh sama dengan proposal lainnya (orisinilitas), dan harus mencerminkan; keurgensian, kelayakan usaha, kelestarian lingkungan, keberlanjutan usaha(pengelolaan dana), dan tingkat keberhasilan usaha

H. Waktu Pelaksanaan

Proposal sudah diterima paling lambat tanggal 30 April 2009 dan dikirimkan ke Panitia Kegiatan Kewirausahaan di Pusat Pengembangan Penyuluhan BPSDM KP, Jl MT. Haryono Kav. 53-53 Jakarta

I. Ketentuan Lainnya
1. Pusat Pengembangan Penyuluhan berhak menetapkan proposal yang boleh dinilai dan tidak boleh dinilai, berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
2. Hasil penilaian dari tim penilai yang ditetapkan Pusat Pengembangan Penyuluhan tidak bisa diganggu gugat.
3. Pelaksanaan kegiatan wirausaha penyuluh perikanan adalah tanggung jawab kelompok penyuluh perikanan yang dinyatakan berhak memperoleh dana kewirausahaan yang tersedia, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
4. Petunjuk teknis penggunaan dana dan contoh peng-SPJ-an akan dikirimkan bersamaa dengan SK bagi penerima dana kewirausahaan.

J. Penutup
Demikian petunjuk pelaksanaan kegiatan kewirausahaan ini dibuat sebagai pedoman bagi kelompok penyuluh perikanan yang akan mengajukan proposal. Ketentuan-ketentuan lain yang belum termuat dalam juklak ini akan diberitahukan kemudian.

Jakarta, 2 Pebruari 2009
Kepala Pusat Pengembangan Penyuluhan

Ttd
Ir. Sumardi Suriatna, M.Ed
NIP. 080 037 435


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: